MeutiaraNews.co – Sebagian publik di media sosial tengah dihebohkan dengan insiden penemuan seorang santri dalam kondisi meninggal dunia di kamar Pondok Pesantren (Ponpes), Kelurahan Sindangpalay, Cibeureum, Sukabumi.
Dalam unggahan Instagram @sukabumitoday, dilaporkan santri tersebut ditemukan tak bernyawa pada Kamis, 9 April 2026, pukul 04.45 WIB.
“Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh dua rekan korban yang datang untuk membangunkannya melaksanakan salat subuh berjamaah,” tulis postingan tersebut.
Saat tiba di kamar, mereka mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung di ranjang kasur tingkat menggunakan sarung.
Kini, pihak kepolisian setempat diketahui tengah menyelidiki kasus penemuan jasad santri di kamar Ponpes Cibeureum, Sukabumi tersebut.
Lantas, bagaimana kronologi insiden ini bermula menurut pihak kepolisian? Berikut ini fakta terkini di antaranya.
Santri Berusia 15 Tahun Secara terpisah, Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli menuturkan korban diketahui berinisial MIM.
Ade menyebut, santri tersebut diketahui seorang pelajar yang masih berusia 15 tahun asal Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
“Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia sekitar pukul 04.45 WIB di kamar santri putra sebuah pondok pesantren di wilayah Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum,” kata Ade dalam keterangannya, pada Kamis, 9 April 2026.
Ditemukan Tergantung di Kasur Tingkat Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh 2 orang saksi yang hendak membangunkan korban untuk salat Subuh.
Namun saat tiba di kamar, korban sudah dalam kondisi tergantung di kasur tingkat menggunakan sarung.
“Mengetahui hal tersebut, saksi langsung melaporkan kepada pihak pesantren, kemudian diteruskan ke Polsek Cibeureum,” ujar Ade.
Sudah Dimakamkan Pihak Keluarga Dalam kesempatan yang sama, Ade memastikan jasad santri tersebut telah dikebumikan oleh pihak keluarga.
“Saat ini sudah dimakamkan.
Orang tuanya tidak membuat laporan dan penyelesaian diserahkan ke pihak Ponpes. Ada surat pernyataannya,” terangnya.
Buntut dari insiden viral ini, petugas dari Polsek Cibeureum bersama tim Inafis Polres Sukabumi Kota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Garis polisi juga telah dipasang dan sejumlah saksi dimintai keterangan.
Hingga berita ini terbit, penyebab pasti dalam peristiwa tragis yang dialami MIM masih diselidiki pihak kepolisian.
Di sisi lain, polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat kepolisian.***
#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

