MeutiaraNews.co – Penerbitan paspor di Batam menunjukkan tren yang kembali menguat pada pertengahan 2026. Hingga Juli, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam telah menerbitkan 41.308 paspor, dengan Juli menjadi bulan tertinggi sepanjang tahun berjalan.

Berdasarkan data Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, sebanyak 7.079 paspor diterbitkan pada Juli 2026. Angka tersebut menjadi capaian bulanan tertinggi selama Januari-Juli, sekaligus sedikit melampaui penerbitan pada Mei yang mencapai 7.018 paspor.

Sebelumnya, penerbitan paspor tercatat 7.068 dokumen pada Januari. Jumlah itu menurun pada Februari menjadi 4.753 dokumen dan kembali turun menjadi 3.149 dokumen pada Maret.

Aktivitas layanan kemudian kembali meningkat pada April dengan 5.969 penerbitan. Tren tersebut berlanjut pada Mei dengan 7.018 paspor, sebelum turun menjadi 6.272 pada Juni dan kembali mencapai titik tertinggi pada Juli.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Kharisma Rukmana mengatakan tingginya angka penerbitan menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap dokumen perjalanan internasional masih besar.

“Data penerbitan paspor hingga Juli 2026 menunjukkan kebutuhan layanan keimigrasian masyarakat Batam masih cukup tinggi,” jelasnya, Rabu (26/8/2026).

Jika dilihat berdasarkan lokasi, ULP Harbourbay menjadi penyumbang terbesar penerbitan paspor selama periode Januari-Juli 2026. Lokasi tersebut mencatat 16.857 paspor.

Penerbitan di ULP Harbourbay mencapai 2.329 dokumen pada Januari, 2.098 pada Februari, 1.937 pada Maret, 3.281 pada April, 2.442 pada Mei, 2.096 pada Juni, dan 2.674 pada Juli.

Sementara itu, ULP Bengkong yang mulai mencatat penerbitan pada April telah menghasilkan 6.593 paspor hingga Juli. Penerbitannya terdiri dari 1.350 dokumen pada April, 1.833 pada Mei, 1.353 pada Juni, dan 2.057 pada Juli.

Pergerakan layanan juga terlihat di ULP Mall Botania. Setelah belum mencatat penerbitan pada Januari hingga April, lokasi tersebut mulai melayani penerbitan paspor pada Mei sebanyak 274 dokumen. Angkanya kemudian melonjak menjadi 1.699 pada Juni dan 1.690 pada Juli.

Adapun Immigration Lounge Pollux Mall menyumbang 4.959 paspor sepanjang Januari-Juli. Sedangkan kantor utama Imigrasi Batam di Jalan Engku Puteri mencatat 7.899 penerbitan.

Besarnya jumlah penerbitan di sejumlah lokasi menunjukkan layanan paspor di Batam tidak hanya bertumpu pada kantor utama. Keberadaan unit layanan di pusat-pusat aktivitas masyarakat menjadi salah satu pilihan bagi warga yang membutuhkan dokumen perjalanan.

Dengan karakter Batam sebagai wilayah perbatasan yang memiliki mobilitas tinggi ke negara-negara tetangga, kebutuhan terhadap paspor menjadi bagian penting dari pelayanan keimigrasian.

“Capaian 41.308 paspor hingga Juli juga menunjukkan bahwa aktivitas penerbitan masih berpotensi bergerak sepanjang sisa 2026, terutama setelah tren penerbitan kembali meningkat pada Juli,” ujarnya. (Nando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *