MeutiaraNews.co – Peredaran rokok tanpa pita cukai kembali menjadi sorotan di Kota Batam. Kali ini, dua merek yang relatif baru, Lenox dan Brade, disebut mulai muncul di pasar Batam.

Informasi yang dihimpun Wartawan kedua produk tersebut terlebih dahulu diperkenalkan melalui salah satu tempat hiburan malam (THM), sebelum disebut mulai menyasar pasar eceran.

Lenox disebut memiliki dua varian, yakni Premium Gold dan Ultra Mild. Sementara Brade disebut dipasarkan dengan varian Mild.

Menariknya, kemunculan kedua merek tersebut bukan sekadar soal produk baru. Ada sejumlah pertanyaan yang masih belum terjawab: siapa produsennya, dari mana produk tersebut masuk ke Batam, siapa distributornya, dan bagaimana jalur pemasarannya?

Seorang sumber yang mengaku kerap berada di lingkungan THM tersebut menyebut Lenox dan Brade telah beredar sekitar tiga pekan terakhir di F Club Batam.

“Rokok ini sudah tiga minggu terakhir mulai beredar di F Club. Soal siapa pemasoknya, mungkin tahu sama tahu saja. Mr. AM,” ujar sumber tersebut, Minggu (20/9/2026).

Sumber tersebut menyebut pria berinisial AM adalah pihak yang disebut mengendalikan peredaran kedua produk tersebut.
Namun, informasi mengenai dugaan keterlibatan AM tersebut belum terverifikasi secara independen.

Jika informasi tersebut benar, pola ini menyisakan pertanyaan yang lebih besar. Apakah F Club hanya menjadi lokasi uji pasar, atau justru merupakan salah satu titik awal distribusi sebelum kedua merek tersebut masuk ke jaringan penjualan eceran?

Informasi yang diperoleh menyebut pemasaran kedua merek tersebut kemudian diarahkan ke warung-warung eceran di Batam.

Kemunculan Lenox dan Brade juga menambah daftar merek rokok yang perlu mendapat perhatian aparat pengawasan di Batam, terlebih produk tersebut beredar tanpa pita cukai.

Pertanyaannya kini mengarah kepada Bea Cukai Batam, apakah keberadaan dua merek tersebut sudah terdeteksi dalam pengawasan peredaran hasil tembakau di wilayah Batam?

Wartawan masih melakukan penelusuran terhadap kedua merek tersebut, termasuk mencari informasi mengenai produsen, distributor, serta pihak-pihak yang disebut berada di balik peredarannya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak THM dan Beq Cukai Batam terkait peredaran rokok tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *