Hotline

MeutiaraNews.co – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, resmi meluncurkan saluran pengaduan digital bernama “Lapor Pak Purbaya” sebagai upaya memperkuat integritas, transparansi, dan akuntabilitas layanan perpajakan serta kepabeanan di Indonesia.

Hotline ini dihadirkan untuk memberikan ruang bagi masyarakat, termasuk pengusaha, yang merasa mengalami hambatan, perlakuan tidak profesional, atau pelanggaran dalam layanan dari lembaga seperti Direktorat Jenderal Pajak maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Menurut Purbaya, banyak laporan masyarakat yang masuk terkait penundaan, denda yang dianggap tidak wajar, atau prosedur yang panjang dalam proses kepabeanan. Dia menegaskan bahwa kanal ini akan menjadi alat langsung untuk memantau kinerja aparat di lapangan.

“Saya ingin pegawai pajak dan bea cukai bekerja dengan disiplin dan integritas tinggi,” ucapnya saat memperkenalkan layanan ini.

Nomor & Cara Pelaporan

Masyarakat sudah dapat menyampaikan laporan mulai 15 Oktober 2025 melalui WhatsApp ke nomor: 0822-4040-6600

Dalam laporan yang dikirimkan, pelapor diharapkan mencantumkan. Nama lengkap. Alamat email (untuk tindak lanjut) Uraian keluhan secara jelas

Setiap laporan akan diverifikasi, disortir, dan ditindaklanjuti oleh tim administratif independen agar tidak terjadi kebocoran atau intervensi internal.

Purbaya juga menyatakan bahwa pegawai dari Bea Cukai atau Pajak tidak diperbolehkan menjadi bagian dari tim pengakses laporan agar proses tetap netral.

Respon Publik dan aduan yang masuk sangat tinggi. Antusiasme masyarakat tercermin dalam jumlah laporan yang melonjak dalam waktu sangat singkat. Dalam dua hari sejak peluncuran, hotline “Lapor Pak Purbaya” telah menerima 15.933 laporan

Sebagian besar keluhan yang masuk saat ini berfokus pada pelayanan langkah kepabeanan yang memakan waktu lama, denda berulang, dan praktik yang dianggap tidak profesional di lingkup Bea Cukai.

Purbaya bahkan menyinggung laporan bahwa sejumlah pegawai Bea Cukai pernah dilaporkan “nongkrong di kafe” sambil menggunakan seragam dinas dan membicarakan hal-hal bisnis pribadi, yang dianggap tidak pantas bagi pejabat publik.

Haraoan dan tantangan kedepan dalam program peluncuran hotline “Lapor Pak Purbaya” menunjukkan komitmen serius dari Kemenkeu untuk mendekatkan pelayanan kepada publik dan memperbaiki paradigma birokrasi di sektor keuangan negara. Kanal ini diharapkan menjadi jembatan langsung antara masyarakat dan pimpinan tertinggi kementerian.

Namun, tantangan ke depan meliputi, Memastikan tindak lanjut nyata terhadap setiap laporan,.Menjaga independensi tim verifikasi agar tidak dikontaminasi tekanan internal. Memberikan umpan balik yang transparan kepada pelapor. Menetapkan mekanisme sanksi yang efektif bagi pegawai yang terbukti melanggar.

Purbaya menekankan bahwa kanal ini bukan hanya simbol, melainkan alat pengawasan nyata. Dia menyatakan akan langsung memanggil pejabat terkait ketika temuan dianggap serius.***

#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

By Dika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *