MeutiaraNews.co – Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat capaian positif dalam realisasi investasi hingga Triwulan III (TW III) tahun 2025. Berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), total investasi di Batam mencapai Rp33,6 triliun, atau naik 74,94 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 sebesar Rp19,24 triliun.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan, bahwa capaian tersebut menjadi salah satu kado istimewa dalam peringatan Hari Bakti BP Batam ke-54, sekaligus mencerminkan semangat “Beraksi Tanpa Basa-Basi” dalam memperkuat iklim investasi di Batam.

“Kinerja investasi ini menunjukkan kepercayaan tinggi para investor terhadap stabilitas kebijakan dan daya saing Batam. Kami terus mendorong sinergi antar sektor agar momentum positif ini berlanjut hingga akhir tahun,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).

Berdasarkan target tahun 2025, nilai investasi yang terealisasi tersebut sudah mencapai 91 persen dari total target Rp60 triliun.

Pertumbuhan Solid dan Momentum Investasi Kuat

Data menunjukkan, pertumbuhan investasi Batam tergolong solid dengan peningkatan quarter-to-quarter (QoQ) sebesar 61,99 persen, year-on-year (YoY) 123,3 persen, dan cumulative-to-cumulative (C-to-C) 74,9 persen. Angka ini menegaskan adanya momentum investasi yang sangat kuat di wilayah Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

PMDN Jadi Penggerak Utama

Kontribusi terbesar datang dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang melonjak dari Rp5,99 triliun menjadi Rp14,85 triliun, atau tumbuh 147,85 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kenaikan signifikan PMDN ini membuktikan pelaku usaha lokal semakin percaya diri terhadap arah pembangunan Batam. BP Batam berkomitmen menjaga kepastian berusaha dan terus memperbaiki layanan perizinan serta fasilitas investasi,” jelas Amsakar.

PMA Tetap Tumbuh dan Terdiferensiasi

Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) juga mencatatkan kinerja positif dengan realisasi Rp18,81 triliun, naik 41,97 persen dibandingkan periode sebelumnya. Investor asing dari berbagai negara, termasuk Singapura, terus memperlihatkan minat tinggi terhadap sektor industri dan jasa di Batam.

“PMA yang tumbuh terdiversifikasi menunjukkan Batam tetap menjadi pusat keuangan dan gateway investasi regional yang menarik,” tambah Amsakar.

Implementasi Program Akselerasi

Menurutnya, capaian ini juga tidak lepas dari pelaksanaan Program Akselerasi yang dijalankan BP Batam untuk mempercepat realisasi investasi dan penyelesaian proyek strategis.

“Kami akan terus berinovasi, memperkuat infrastruktur, dan meningkatkan pelayanan agar Batam menjadi magnet investasi yang berdaya saing tinggi,” tegas Amsakar.

Dengan pencapaian tersebut, Batam semakin menegaskan posisinya sebagai kawasan strategis dan motor penggerak investasi di Indonesia, sekaligus bukti nyata dari komitmen BP Batam dalam beraksi tanpa basa-basi. (es)

#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

By IR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *