MeutiaraNews.co – Sebanyak 40 orang peserta dinyatakan lulus terpilih dalam sidang Panitia Penentuan Akhir (Pantukhir) Penerimaan Bintara Brimob Polri. Sementara 4 orang peserta dinyatakan tidak lulus.
Sidang Pantohir yang digelar di Gedung Lancang Kuning (GLK) Polda Kepri di pimpin langsung Waka Polda, Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo.
Ke 40 peserta yang dinyatakan lulus direncanakan akan diberangkatkan pada 31 Desember 2025. Mereka mengukuti pendidikan pembentukan Bintara Brimob Polri di SPN Batua Polda Sulawesi Selatan.
Sidang Pantukhir ini merupakan tahapan akhir seleksi setelah para peserta sebelumnya mengikuti rangkaian pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, akademik, kesamaptaan jasmani, serta penelusuran mental dan kepribadian.
Turut mendampingi Waka Polda Kepri, Karo SDM Kombes Pol. Taovik Ibnu Subarkah, Kabid Dokkes Polda Kepri drg. Muhammad Zakir, Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Kepri, serta panitia seleksi internal dan eksternal.
Wakapolda Kepri menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan dengan memegang teguh prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta clear and clean dari praktik KKN sebagai bentuk komitmen Polri dalam mencetak calon Bintara Brimob yang profesional dan berintegritas.
“Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Tidak ada ruang bagi praktik KKN, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan dan kualitas peserta,” ujar Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo.
Polda Kepri menegaskan komitmennya dalam mewujudkan proses rekrutmen Polri yang objektif, transparan, dan akuntabel guna menghasilkan personel Brimob Polri yang unggul, berintegritas, humanis, serta berkarakter Bhayangkara, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

