Bu Atun mengungkapkan telah memaafkan siswa SMAN 1 Purwakarta yang viral Karena acungkan jari tengah kepadanya. (Instagram/berandaviral.id)

MeutiaraNews.co – Perilaku siswa SMA Negeri (SMAN) 1 Purwakarta yang dianggap melecehkan dan tidak sopan pada gurunya tengah ramai jadi sorotan.
‎
‎Ibu guru Syamsiah atau yang kerap dipanggil Bu Atun, mengakui dirinya merasa sedih dengan video viral sejumlah siswa mengacungkan jari tengah untuknya setelah selesai mengajar.
‎
‎Ditambah lagi, ia adalah guru Pendidikan Kewarganeraan atau PKn di sekolah tersebut.
‎
‎Namun, ia berbesar hati memaafkan perlakuan para siswanya seperti yang telah beredar di media sosial.
‎
‎“Saya manusiawi kalau saya sedih, tapi keimanan saya tidak akan dirusak oleh rasa sedih, dan sakit manusiawi, tapi keimanan saya mengobati luka hati saya agar anak-anak saya selamat dunia akhirat, itu yang ada di hati saya,” kata Bu Atun kepada awak media di SMAN 1 Purwakarta pada Senin, 20 April 2026.
‎
‎Sayang pada Siswa dan Ingin Mengubah jadi Lebih Baik
‎
‎Lebih lanjut, Bu Atun membeberkan bahwa dengan adanya kasus ini, ia justru ingin mengubah para siswanya menjadi lebih baik dan santun.
‎
‎“Saya sayang kepada siswa. Semakin siswa melakukan kesalahan, semakin sayang untuk mengubahnya. Kasihan berarti tertinggal karena dia ada yang salah,” lanjutnya.
‎
‎“Padahal, saya selalu menyampaikan pendidikan karakter setiap kali mengajar, saya selalu arahkan anak tapi mungkin belum sampai,” imbuhnya.
‎
‎Bu Atun juga menyebut bahwa sudah menjadi tugas seorang guru untuk bersabar dan terus mencoba merapikan anak-anak didiknya.
‎
‎“Perubahan itu tidak bisa sekaligus, butuh waktu, ada proses sehingga dia paham kesalahannya,” tambah Bu Atun
‎
‎Tidak Tahu saat Direkam
‎
‎Mengenai video yang viral, Bu Atun mengaku tak mengetahui jika saat itu ada siswa yang merekamnya.
‎
‎Menurutnya, insiden itu terjadi pada Kamis, 16 April 2026 saat selesai mengajar di kelas XI IPS.
‎
‎“Saya tidak tahu kalau direkam. Saya tahu hanya setelah terjadi, ‘Loh ini kan saya,’” ungkapnya.
‎
‎Kejadian itu bermula ketika satu kelompok yang terdiri dari 9 siswa tidak bisa presentasi karena dinilai melanggar waktu dan pembelajaran yang sudah disepakati.
‎
‎“Awalnya mereka santun, salaman, bahkan mau foto bareng. Saya kasihan sama mereka, padahal saya harus mengajar di kelas lain. Saya hargai,” sambungnya.
‎
‎Video Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta
‎
‎Dalam video yang viral di berbagai platform media sosial,sejumlah siswa SMA Negeri 1 Purwakarta sedang mengolok-olok salah satu gurunya.
‎
‎Video singkat yang salah satunya diunggah oleh akun Insta @berandaviral.id tersebut memantik rasa geram warganet saat terlihat beberapa siswa mengacungkan jari tengahnya di belakang seorang guru berjilbab ungu.
‎
‎Tak hanya itu, gestur terus juga dilakukan sambil tertawa dan menjulurkan lidah saat sang guru melewatinya.
‎
‎Rekaman lain turut menunjukkan saat gurunya sedang makan, salah satu siswa seolah-olah sedang mengelus kepalanya, padahal menyentuh kepala orang yang lebih tua dianggap tidak sopan.
‎
‎Hukuman yang diberikan kepada 9 siswa yang terlibat adalah kegiatan sosial selama tiga bulan, termasuk membersihkan lingkungan sekolah dan area masyarakat sekitar.
‎
‎Meski sempat melakukan video permintaan maaf secara kolektif satu kelas, Kepala Sekolah SMAN 1 Purwakarta menegaskan hanya 9 siswa terkait yang terlibat dalam permasalahan tersebut.
‎***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *