Menyoroti dugaan teater tak senonoh yang melibatkan mahasiswa di Kampus UM, Malaysia hingga viral di media sosial. (Instagram.com/@rush.kini)

MeutiaraNews.co – Beredar video di media sosial yang memperlihatkan dugaan teater atau pertunjukkan tidak senonoh yang melibatkan mahasiswa di kampus Universiti Malaya (UM), Malaysia.
‎
‎Terlihat dalam unggahan Instagram @rush.kini, pada Jumat, 17 April 2026, seorang pria dan wanita memerankan adegan intim di atas panggung dalam pementasan teater yang diduga diadakan di Kampus UM.
‎
‎”Isu tersebut beredar di media sosial, dan rekaman teater itu menuai kecaman publik,” tulis postingan tersebut.
‎
‎Hal tersebut sontak menyita perhatian publik di media sosial, terlebih adegan tersebut dinilai tidak pantas dilakukan oleh mahasiswa.
‎
‎Kabarnya, pihak pemerintah setempat tengah mengusut skandal bernuansa seksual itu sampai memicu kecaman publik di media sosial.
‎
‎Lantas, bagaimana sebenarnya kejadian di Kampus UM, Malaysia ini bermula? Begini ceritanya.
‎
‎Skandal Mesum di Teater Kampus
‎
‎Berdasarkan informasi yang beredar, rekaman itu adalah bagian dari pementasan teater yang diadakan di UM.
‎
‎Media asal Malaysia, Kosmo mengungkapkan pihak kampus kini telah memberikan pernyataan meminta maaf atas kesalahan dan kekhawatiran yang timbul akibat pementasan teater oleh tim teater terkait.
‎
‎Terlebih, kasus tersebut diduga menampilkan unsur tidak senonoh hingga viral di media sosial.
‎
‎”UM menyatakan bahwa mereka menanggapi serius masalah tersebut dan memperhatikan semua kekhawatiran yang diangkat,” tulis Kosmo dalam artikel yang terbit, pada Kamis, 16 April 2026.
‎
‎Usut punya usut, hebohnya skandal ini bahkan sampai terdengar ke pihak pemerintah Malaysia.
‎
‎Mendikti Malaysia Turun Tangan
‎
‎Dalam laporan yang sama, Kementerian Pendidikan Tinggi (KPT) akan mendapatkan penjelasan dari pihak Kampus UM, terkait isu adegan tidak senonoh dalam sebuah pertunjukan teater tersebut.
‎
‎Menteri Pendidikan Tinggi, Datuk Seri Dr. Zambry Abd. Kadir, mengatakan telah melihat laporan mengenai isu tersebut di media sosial.
‎
‎”Kita sudah lihat ada di media sosial,” tegas Kadir dalam pernyataannya di Majlis Perasmian Naik Taraf Perpustakaan Digital Universiti of Cyberjaya (UoC), Malaysia, pada Kamis, 16 April 2026.
‎
‎Kendati demikian, Kadir menilai hal tersebut perlu mendapatkan informasi lebih lanjut terlebih dahulu dari pihak kampus.
‎
‎”Saya akan dapatkan informasi dulu dari UM. Saya akan dapatkan (informasi),” tambahnya.
‎
‎Sampai berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari otoritas terkait ihwal dugaan tindakan seksual yang melibatkan mahasiswa di lingkungan Kampus UM tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *