MeutiaraNews.co – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Kepulauan Riau terus diperkuat melalui penambahan fasilitas pendukung. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kepri saat ini tengah menyiapkan puluhan dapur baru agar dapat segera beroperasi dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Kepala Regional SPPG Kepri, Anindita Ayu, menyampaikan bahwa sebanyak 74 calon dapur sedang dalam tahap persiapan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan pemenuhan target penerima MBG di wilayah Kepri yang hingga kini telah mencapai sekitar 78 persen.
“Masih ada sisa target yang harus dikejar.

Pemerintah daerah bersama SPPG berkomitmen menuntaskan cakupan penerima manfaat pada tahun berjalan,” ujarnya saat dihubungi di Batam, Rabu (7/1/2026) dikutip dari AntaraNews.

Data SPPG mencatat, dari target 605.150 penerima MBG di Kepri, sebanyak 474.708 orang telah mendapatkan layanan. Penerima tersebut meliputi pelajar, balita, ibu hamil, serta ibu menyusui yang menjadi fokus utama program pemenuhan gizi.

Dari sisi kesiapan sarana, saat ini 172 dapur SPPG telah beroperasi dari total potensi 305 dapur yang direncanakan tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Selain 74 dapur yang sedang disiapkan, terdapat pula dapur di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang masih dalam proses pengembangan dan belum beroperasi.

Anindita menambahkan, jumlah dapur masih berpeluang bertambah seiring hasil evaluasi kebutuhan di lapangan. Menurutnya, fleksibilitas tersebut diperlukan agar layanan MBG benar-benar merata dan sesuai kondisi daerah.

Terkait penyaluran selama libur Natal dan Tahun Baru, ia memastikan seluruh dapur SPPG di Kepri menghentikan sementara distribusi MBG hingga 7 Januari 2026, sesuai ketentuan dari pemerintah pusat. Penyaluran dijadwalkan kembali berjalan normal mulai 8 Januari 2026.

Adapun mengenai kebijakan lanjutan pada 2026, termasuk insentif kader posyandu, gaji petugas Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) MBG, serta teknis operasional lainnya, pihak SPPG Kepri masih menunggu petunjuk teknis resmi sebagai dasar pelaksanaan program ke depan. (es)

#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

By IR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *