‎MeutiaraNews.co – Beredar video di media sosial yang menunjukkan adanya dugaan cekcok antara pemilik showroom motor di Jember, Jawa Timur dengan pembelinya.

‎Bukan tanpa alasan, sang pembeli dituding melakukan aksi penipuan dengan cara mencampurkan uang asli dan palsu saat membeli motor Kawasaki Ninja seharga Rp26 juta.

‎Terlihat dalam video unggahan Instagram @infonesia.id, pada Minggu, 26 April 2026, sang pemilik mengaku hampir tertipu saat mengecek keaslian uang yang diberikan konsumen tersebut.

‎”Emosi saya masih bisa dikendalikan, tidak sampai mukul orang, ingat, hati-hati,” begitu tertulis dalam video tersebut.

‎Lantas, bagaimana sebenarnya kasus penipuan yang terjadi pada showroom motor di Jember tersebut? Berikut ulasannya.

‎Nego Mentok di Harga Rp26 Juta

‎Berdasarkan laporan di lapangan, kasus ini terjadi di Kecamatan Kencong, Jember, pada Jumat, 24 April 2026 sore.

‎Saat itu, pembeli bernama Misdi (47) dituding menggunakan uang palsu yang disamarkan dalam bentuk bundelan rapi untuk membeli motor Kawasaki Ninja.

‎Peristiwa ini bermula saat Misdi datang seorang diri ke sebuah showroom motor sekitar pukul 14.40 WIB.

‎Ia melihat-lihat sejumlah motor yang dipajang sambil berbincang santai dengan pemilik showroom, Hasan (45).

‎Proses tawar-menawar berlangsung cukup singkat hingga akhirnya disepakati harga Rp26 juta untuk motor tersebut.

‎26 Bundel Pecahan Rp100 Ribu

‎Hasan kemudian menunjukkan dokumen kendaraan, termasuk BPKB, sebagai bagian dari proses transaksi.

‎Kala itu, pelaku sempat meminta agar motor segera dikeluarkan dari showroom sebagai tanda keseriusannya membeli.

‎Kendati demikian, Hasan meminta pembayaran dilunasi terlebih dahulu sebelum motor diserahkan.

‎Misdi kemudian menyerahkan uang tunai pecahan Rp100 ribu yang sudah diikat rapi dalam 26 bundel.

‎Penjual Merasa Janggal

‎Pada kasus ini, setiap bundel dilaporkan tampak seperti bernilai Rp1 juta. Kecurigaan mulai muncul saat Hasan menghitung uang tersebut.

‎Dalam video yang beredar, Hasan mengaku menemukan kejanggalan pada tekstur dan tampilan beberapa lembar uang.

‎”Ini uang mainan, jumlahnya Rp25 juta. Mau dibelanjain buat motor. Saya tidak polos! (mudah dibohongi),” ungkapnya.

‎Setelah diperiksa lebih teliti, terungkap bahwa sebagian besar isi bundelan tersebut adalah uang mainan.

‎Misdi diduga menyusun modus dengan menempatkan uang asli di bagian atas setiap bundel untuk mengelabui korban.

‎Menyadari upaya penipuan tersebut, Hasan langsung mengamankan pelaku dan menghubungi pihak kepolisian setempat.

‎Pembeli Ngaku dari Hasil Jual Sapi

‎Dalam insiden itu, Misdi yang panik sempat meminta maaf dan memohon agar kasus diselesaikan secara kekeluargaan tanpa melibatkan aparat.

‎Di sisi lain, ia berdalih tidak mengetahui bahwa uang yang digunakannya sebagian merupakan uang palsu.

‎Terlebih, Misdi mengaku memperoleh uang tersebut dari hasil penjualan sapi.

‎”Ini hasil penjualan sapi,” ujar sang pembeli di showroom motor wilayah Jember tersebut.

‎Hingga berita ini terbit, Misdi dikabarkan telah dimintai keterangan oleh Polres Jember.

‎Selain itu, barang bukti berupa uang asli dan uang mainan turut diamankan pihak kepolisian.***

#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *