MeutiaraNews.co – Beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang penumpang ambulans mengecam tindakan sopir yang diduga kendarai mobil dinas di jalan tol arah Serpong, Tangerang Selatan.

‎Terlihat dalam unggahan TikTok @ranitidine, pada Minggu, 26 April 2026, mobil berpelat merah itu disebut enggan memberi jalan saat ambulans tengah membawa pasien darurat.

‎”Sudah jelas ambulans minta jalur tengah, tidak dikasih, ambulans lagi bawa pasien,” tulis postingan tersebut.

‎Dugaan aksi arogan yang dilakukan sopir mobil dinas berpelat ‘B 7500 PPA’ itu sontak menuai sorotan tajam usai video tersebut viral di media sosial.

‎Terlebih, ambulans tersebut diketahui sedang membawa pasien dalam kondisi darurat menuju fasilitas kesehatan di kawasan Serpong.

‎Lantas, bagaimana awal mula insiden yang terjadi di ruas jalan tol arah Serpong tersebut? Berikut ini kronologinya.

‎Bergeming Meski Sirene Bergema

‎Berdasarkan laporan di lokasi, mobil pelat merah itu sempat diam tidak memberikan jalurnya, saat ambulans melaju dengan sirene dan lampu rotator menyala penuh.

‎Bagi yang belum tahu, sirene yang bergema pada ambulans sebagai tanda prioritas di jalan raya.

‎Kendati demikian, mobil dinas yang berada di depan ambulans justru tidak memberikan jalan meski sudah berkali-kali diperingatkan oleh sopir ambulans.

‎Terlihat dalam video yang beredar, mobil itu tetap melaju tanpa menepi, sehingga sopir ambulans harus mencari celah ke sisi kiri jalan.

‎Situasi menjadi berbahaya usai ambulans tampak hampir bertabrakan dengan kendaraan lain saat berupaya mendahului demi menyelamatkan pasien yang dalam kondisi darurat.

‎Respons Terduga Pelaku Dinilai Arogan

‎Dalam video itu, terlihat salah seorang penumpang mendatangi sopir mobil tersebut.

‎Tanggapan pengemudi mobil pelat merah itu justru menunjukkan sikap arogan, terlebih saat melempar pertanyaan dengan nada tinggi.

‎”Bawa apaan memang?” kata sopir mobil tersebut.

‎Teguran Balik Penumpang Ambulans

‎Pada insiden itu, penumpang ambulans tampak menyayangkan sikap pengemudi mobil berpelat merah tersebut.

‎Terlebih, ambulans dinilai memiliki hak prioritas di jalan karena membawa misi penyelamatan nyawa, bukan sekadar kendaraan biasa.

‎”Sudah tahu ada ambulans, malah menghalangi (jalur) buka masker kamu,” ujar perekam video itu sambil menunjuk ke arah sopir.

‎”Di dalam ada pasien, sopirnya salah tidak saya tanya? jangan mentang-mentang pelat merah,” tegasnya.

‎Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan dari otoritas berwenang setelah insiden yang melibatkan mobil dinas di tol arah Serpong, Tangsel tersebut.

‎Meski begitu, peristiwa tersebut dapat menjadi pengingat agar setiap pengguna jalan menjunjung tinggi etika saat berkendara di jalan raya.***

#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *