MeutiaraNews.co – Viral di media sosial rekaman seorang kakek yang berprofesi sebagai tukang ojek di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan diduga merayu pelajar SMP dan mencoba untuk melecehkan.

‎Dalam video yang beredar, siswi SMP tersebut merekam diam-diam kakek tersebut dan terdengar meminta peluk serta cium.

‎Peristiwa tersebut diketahui terjadi di rumah korban, saat kakek tersebut mampir dan masuk ke dalam area rumah.

‎Perlakuan tersebut terungkap saat ibu korban pulang dan menemukan anaknya menangis hingga suasana pun memanas.

‎Awalnya Menawarkan Diri untuk Antar Jemput

‎Sebagai tukang ojek, kakek tersebut menawarkan agar korban memakai jasanya saat berangkat dan pulang sekolah.

‎“Kalau pergi sekolah ada yang ngantar? Kalau nggak ada, aku antar, aku jemput. Baliknya aku antar lagi ke sini,” kata kakek tersebut, dikutip dari unggahan Instagram @ogankomeringilirupdate, Kamis, 16 April 2026.

‎Terdengar dalam video itu, kakek tersebut juga meminta korban untuk memeluk dan menciumnya.

‎“Tidak memaksa, tidak menekan. Kalau ikhlas sama ikhlas, ayo kita peluk cium sayang,” lanjutnya.

‎Permintaan itu tak hanya diucapkan sekali, tapi beberapa kali dengan terus membujuk korban yang masih SMP itu.

‎“Jadi kasihanilah dengan Wak ini, pengen sekali cium anak aku sayang. Biar sekali-sekali, boleh nggak?” imbuhnya.

‎Korban kemudian memberikan uang ongkos ojek kepada kakek tersebut, tapi masih terus disambut dengan paksaan untuk mencium.

‎Kemarahan Ibu Korban pada Kakek Ojek

‎Lebih lanjut, ibu korban bersama sejumlah warga tampak menginterogasi kakek tersebut.

‎“Peluk cium anakku, menangis anakku,” ucap ibu korban setelah mengetahui kejadian tersebut.

‎Namun, sang kakek terus menjelaskan bahwa dirinya hanya menawarkan jasa untuk mengantar-jemput.

‎Ibu korban juga membeberkan pengakuan dari anaknya bahwa kakek tersebut sempat memegang bagian paha, selain meminta peluk dan cium.

‎Meski terus dicecar pertanyaan, kakek tersebut terus bersumpah bahwa dirinya tidak melakukan sesuatu yang dituduhkan.

‎Ia juga tak memberikan alasan yang jelas mengapa dirinya keluar dari rumah korban setelah mengantar pulang.

‎Terus berkilah hanya mengantar, kakek tersebut lantas menunjukkan uang yang diberikan oleh korban sebagai ongkos pulang menggunakan jasa ojeknya.
‎***

#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *