‎MeutiaraNews.co – Beredar di media sosial video seorang petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menginjak buah melon.‎‎

Videonya viral dan memantik kecaman dari warganet karena dianggap tak pantas.‎‎

Petugas yang tidak disebutkan asal SPPG-nya itu tampak tertawa terbahak sambil menginjak buah melon.‎‎

Buah melon tersebut berada di keranjang yang ditaruh di lantai dan petugas terlihat memasukkan satu kakinya ke dalam keranjang.‎‎

Usai videonya viral di media sosial, petugas tersebut muncul dengan klarifikasi atas tindakannya yang menjadi sorotan.‎‎

Mengaku Sedang Memperagakan saat Jatuh‎‎Dalam pernyataannya, petugas tersebut mengatakan bahwa aksinya itu tidak dilakukan dengan sengaja.

‎‎Ia mengaku sedang mencontohkan momen saat dirinya terjatuh sebelumnya.‎‎

“Kejadian tersebut tidak saya lakukan dengan sengaja.

Saat itu, posisi saya sedang memperagakan posisi saya saat sedang terjatuh sebelumnya,” ucapnya dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @novir007, dikutip pada Senin, 6 April 2026.‎‎

“Namun demikian, saya tidak menyangkal hal tersebut adalah tindakan yang buruk dan tidak pantas untuk ditiru,” lanjutnya.‎‎

Permintaan Maaf karena Aksi Tak Terpujinya‎‎Lebih lanjut, petugas tersebut juga meminta maaf dan mengaku menjadi pembelajaran di kemudian hari.‎‎

“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak.

Kejadian ini menjadi pembelajaran yang berharga bagi saya untuk berhati-hati ke depannya,” ungkapnya.‎‎

Tuai Sorotan Melanie Subono‎‎Tindakan petugas SPPG itu juga menuai sorotan dari musisi sekaligus aktivis, Melanie Subono.‎‎

Melalui unggahannya di Instagram, Melanie mengungkapkan rasa geramnya dengan petugas yang tampak di video dan orang-orang di sekitarnya.‎‎

“Kalo nggak dipecat sih nggak paham lagi, yang videoin dan ketawa-ketawa pun sama level nggak bisa dipercayanya,” tulis Melanie.

‎‎“Nggak sadar apa ni orang ya kalau cari kerjaan itu susah, kecuali lo punya kenalan orang kaya dan bahwa zaman sekarang kamera dah dimana-dimana?” lanjutnya.‎‎

Putri promotor musik, Adrie Subono itu juga mengaku marah karena sebagai aktivis, ia aktif dalam aksi penyetaraan gender.‎‎“Anda ini perempuan loh. Ya laki juga salah cuma gue yang tiap kali berusaha ‘angkat’ gender yang dah sering direndahkan ini ya kesel kalo gini,” tukasnya.‎***

#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *