MeutiaraNews.co – Ramai di media sosial warganet mengungkapkan rasa pilunya pada insiden kecelakaan antara KRL jurusan Cikarang dengan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.

‎KAJJ Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi menyundul bagian gerbong belakang KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

‎KRL tersebut berhenti karena ada gangguan setelah KRL sebelumnya tertemper armada taksi listrik Green SM.

‎Salah satu yang menjadi sorotan warganet kini tentang cerita cooler bag untuk menyimpan Air Susu Ibu (ASI) yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

‎Pasalnya, gerbong yang tertabrak kereta Argo Bromo Anggrek adalah gerbong perempuan yang berada di paling belakang KRL tersebut.

‎Cooler Bag ASI Selamatkan Penumpang KRL dari Tertusuk Besi

‎Dalam sebuah unggahan di Threads, akun bernama @tsabitahsnah_ menceritakan kakak sepupunya yang menjadi salah satu penumpang KRL tersebut.

‎Ia mengungkapkan bahwa kakaknya nyaris tertusuk besi bodi KRL, tapi beruntung karena terselamatkan oleh cooler bag ASI.

‎“Kakak sepupuku kejebak di dalam, Alhamdulillah Allah kasih beliau selamat. Katanya dia kebentur dan hampir ketusuk pundak belakangnya,” tulisnya dalam postingan yang diunggah pada Selasa, 28 April 2026.

‎“Alhamdulillah kehalang sama tas yang awalnya beliau nggak tau tas apa itu kok basah, ngeluarin air,” lanjutnya.

‎Saat itu, kakak sepupunya belum bisa memastikan isi tas karena kondisinya yang terhimpit.

‎“Dia belum bisa nengok ke belakang karena posisi besi pegangan krl itu nusuk pundak dia, tapi ada tas itu. Pelan-pelan dia nyelamatin diri sambil megangin tas itu, pas dilihat cooler bag dan dia buka isinya, plastik ASI yang sudah bocor,” sambungnya

‎Menurut keterangannya, kakak sepupunya itu juga menemukan alat pumping ASI di dalam cooler bag yang telah menyelamatkan nyawanya itu.

‎Tidak Tahu Siapa Pemilik Cooler Bag ASI

‎Dalam unggahan lain, ia juga membagikan pesan chat WhatsApp antara dirinya dengan kakak sepupunya tersebut.

‎“Kalau nggak karena tas ASI itu, kayaknya kakak udah ketusuk besi pegangan deh. Beneran tuh tas, ngebayangin makanya pas udah keluar, basah bajunya,” tulis pengirim pesan dari nama kontak ‘Kaa Nam’ itu.

‎“Pas kakak lihat, tuh tas isinya plastik ASI gitu sama ada pompaan. Nggak tahu punya siapa, nolong banget. Sedih tapi nggak tahu yang punya siapa,” lanjutnya.

‎Ungkapan Pilu Warganet

‎Unggahan serupa tentang cooler bag yang berisi ASI kemudian ramai di media sosial, karena warganet merasa iba dengan fakta bahwa penumpang gerbong perempuan sebagian adalah ibu muda yang masih di masa menyusui untuk anaknya.

‎Beberapa komentar warganet seperti, “Seharian nangisin berita-berita korban, apalagi senasib jadi working mom yang sambil pumping. Nggak bisa bayangin nasib para baby yang nungguin mamanya pulang, harus dapat berita sedih,” tulis akun @mot**t ‎ ‎“ASI-nya nyelametin anak dari ibu lainnya,” tulis akun @diei sambil memberikan emoji menangis. ‎ ‎“ASI dalam bentuk apapun ternyata tetep banyak manfaatnya ya. Semoga ibu yang punya juga selamat,” tulis akun @aisi ‎ ‎“Pas liat banyak cooler bag ASI dievakuasi dari tragedi KRL, patah hati,” tulis akun @rdda

‎“Baca berita kecelakaan kemarin, di tempat evakuasi ditemuin banyak cooler bag ASI. Sebagian dari saya rasanya runtuh, ibu yang bekerja benar-benar kuat,” tulis akun @pra
a ‎ ‎Dalam insiden ini, sebanyak 15 orang meninggal dunia serta 84 orang luka-luka dan dirawat di 11 rumah sakit di sekitar lokasi kejadian. ‎

#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *