MeutiaraNews.co – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tambahrejo, Pringsewu, Lampung tengah jadi sorotan warganet.

‎Perhatian warganet tersebut bermula dari viralnya chat balasan admin SPPG Tambahrejo saat membalas DM orang tua penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Dalam pesan yang beredar, warganet menyebut bahwa respons yang diberikan oleh admin tersebut kurang menyenangkan dan malah jadi candaan.

‎Berawal dari Protes Menu Ayam yang Masih Berbulu

‎Video viral itu pertama kali diunggah oleh akun TikTok @devianindia97 yang menunjukkan bukti pesan DM antara dirinya dengan pihak SPPG Tambahrejo.

‎Isi pesan tersebut dimulai dengan komplain karena menu ayam ytang dibagikan masih terlihat mentah dan berbulu.

‎Menilik dari unggahan milik SPPG Tambahrejo, menu ayam itu dibagikan pada Selasa, 14 April 2026.

‎“Alhamdulillah belajar bijak cerdas dan bijaksana. Dicek dulu sekarang and hell yeah, I found itu,” tulis pengirim pesan, yakni orang tua penerima manfaat, dikutip dari unggahan ulang @pringsewumedia pada Jumat, 17 April 2026.

‎“Min, gimana min nggak jadi makan ayam ini anak kesayangan aku,” lanjutnya.

‎Respons SPPG Tambahrejo: Sok Inggris

‎Pesan komplain tersebut lantas mendapat balasan dari pihak SPPG dengan tanggapan bercanda.

‎Ia juga menyebut bahwa pesan komplain tersebut justru menjadi bahan tertawaan saja.

‎“Calon MPR RI ini udah sok Inggris sekarang, selamat ya udah jadi bahan ketawanya. Admin punya hiburan jadinya, oiya satu lagi, BKKBN juga pada ketawa bacanya,” tulisnya.

‎Menyayangkan Respons Pihak SPPG Tambahrejo

‎Menanggapi balasan dari admin, orang tua penerima manfaat tersebut mempertanyakan kenapa komplainnya menjadi bahan tertawaan.

‎“Bukannya minta maaf ayam masih berbulu, malah ngetawain orang sok Inggris. Emang kenapa kalau sok Inggris? Kenapa harus jadi bahan ketawaan?” ujarnya.

‎Ia juga memberikan saran agar beberapa hal dievaluasi agar pengelolaannya lebih bagus.

‎“Berbenah masakannya, sanitasinya lebih teliti, ini program bagus, internalnya kayak gitu? Ngetawain orang ngasih kritik malah jadi bahan ketawaan, maunya dikasih pujian, dikasih kritik dibikin bahan ketawa?” terangnya.

‎Sebut Sudah Ada Pertemuan hingga Permintaan Maaf

‎Unggahan yang telah diputar lebih dari 300 ribu kali penayangan itu salah satunya terdapat komentar dari orang tua penerima manfaat yang mengirim pesan kepada SPPG Tambahrejo.

‎Lebih lanjut, akun Instagram @kusmanindia97 itu membeberkan bahwa sudah ada pertemuan di antara kedua belah pihak dan permintaan maaf yang disampaikan.

‎“Hari Kamis ini, kami udah maaf-maafan ya, pokoknya udah maafan. Jujur sih waktu itu kesel banget, sebagai ibu anaknya nggak jadi makan ayam MBG, tapi tadi udah saling uneg-uneg,” ungkapnya.

‎“Admin masih muda, aku juga belum tua, pihak SPPG dan Tim Distribusi MBG dateng, menyampaikan permohonan maaf atas menu ayam yang failed itu di luar kontrol juga, di manapun bisa terjadi eror di masakan,” imbuhnya.

‎Adapun mengenai tanggapan saat menerima kritik, diharapkan juga ada evaluasi dan perbaikan.

‎“Mereka terus berusaha lebih baik dan evaluasi kritik dari DM, harapannya supaya aku lebih bijak lagi menyampaikan kritik, admin juga lebih bijak menanggapi kritik MBG,” sambungnya.

‎“Aku juga nggak sepenuhnya bener, mungkin ada kalimat aku yang bikin adminnya sedih sampai menyinggung ranah pribadi,” tukasnya.
‎***

#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *