MeutiaraNews.co – Pengabdian panjang selama 22 tahun di wilayah perbatasan ujung utara Kepulauan Riau berbuah manis bagi Kasipropam Polres Kepulauan Anambas, IPTU Muslim. Bersama sang istri, ia mendapat hadiah umroh dari Kapolda Kepri sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas dalam menjalankan tugas kepolisian.
Rasa haru dan syukur pun menyelimuti keluarga IPTU Muslim saat menerima kabar keberangkatan ke Tanah Suci tersebut. Baginya, hadiah umroh bukan sekadar perjalanan ibadah, tetapi juga penghargaan atas pengabdian yang dijalani dengan penuh keikhlasan selama bertahun-tahun bertugas di daerah perbatasan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Kami percaya rezeki tidak pernah salah alamat. Apa yang diberikan hari ini menjadi nikmat luar biasa bagi kami sekeluarga. Terima kasih kepada Bapak Kapolda Kepri atas perhatian dan kebaikan yang begitu besar,” ungkap IPTU Muslim dengan mata berkaca-kaca.
Selama bertugas di Kepulauan Anambas yang merupakan wilayah terdepan Indonesia, IPTU Muslim dikenal sebagai personel yang disiplin dan penuh dedikasi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat maupun pembinaan internal kepolisian.
Kapolda Kepri disebut sebagai sosok pimpinan yang dekat dengan anggota serta rutin memberikan motivasi kepada personel agar bekerja dengan tulus, disiplin, dan penuh rasa syukur. Hadiah umroh tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pimpinan kepada anggota yang dinilai memiliki loyalitas tinggi dalam pengabdian.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, turut menyampaikan rasa bangga atas penghargaan yang diterima anggotanya tersebut. Ia berharap momen tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Anambas untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami turut bersyukur dan berbahagia atas hadiah umroh yang diterima Kasipropam Polres Kepulauan Anambas beserta istri. Ini menjadi bukti bahwa setiap pengabdian dan loyalitas anggota mendapat perhatian dari pimpinan. Semoga keberangkatan ke Tanah Suci membawa keberkahan bagi keluarga dan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.
Kisah IPTU Muslim ini menjadi inspirasi bahwa ketulusan dan kerja keras tidak pernah sia-sia. Di tengah tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di wilayah perbatasan, ia membuktikan bahwa pengabdian yang dijalani dengan ikhlas akan selalu menemukan jalan menuju penghargaan dan kebahagiaan.
“Jangan pernah lelah berbuat baik dan bekerja dengan ikhlas. Karena Allah punya cara terbaik untuk menghadiahkan kebahagiaan kepada hamba-Nya,” tutup IPTU Muslim penuh syukur.
#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

