MeutiaraNews.co – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara tentang potensi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax.


‎Bahlil mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan ada penyesuaian harga BBM nonsubsidi.


‎Pasalnya, harga BBM nonsubsidi selalu mengikuti harga minyak dunia.


‎Potensi Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi


‎Menteri ESDM Bahlil Lahadalia blak-blakan menjawab tentang kemungkinan kenaikan harga Pertamax.


‎“Sekarang BBM nonsubsidi sudah ada yang naik, tapi Pertamax sama bensin belum naik. Kira-kira bakal naik juga nggak sih, Pak?” tanya salah satu awak media usai konferensi pers dari Kementerian ESDM pada Senin, 20 April 2026.


‎Bahlil kemudian mengatakan bahwa tak menampik adanya kemungkinan penyesuaian harga ke depannya.


‎“Saya katakan bahwa kalau yang untuk BBM nonsubsidi, itu ada penyesuaian harga,” ucap Bahlil.


‎“Tahap pertama mungkin sekarang dilakukan seperti sekarang ini, tahap berikutnya kita lihat penyesuaian. Kalau harganya turun, ya nggak naik, tapi kalau harganya begini terus, ya mungkin pasti ada penyesuaian,” terangnya.


‎Lebih lanjut, Bahlil membeberkan bahwa pemerintah hanya bisa menjamin harga untuk BBM subsidi, sedangkan nonsubsidi sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022.


‎Ingatkan Pengguna BBM Nonsubsidi Beralih ke Subsidi


‎Dalam kesempatan yang sama, Bahlil mengatakan agar masyarakat yang menggunakan BBM nonsubsidi tidak beralih ke subsidi usai kenaikan harga pada 18 April 2026 lalu.


‎“Karena harga BBM RON 98 naik, kemudian masuk ke subsidi. Itu namanya mengambil hak saudara-saudara kita yang berhak menerimanya. Apa nggak malu?” Ucapnya.


‎Oleh karena itu, Bahlil juga mengungkapkan ada pengawasan ketat terkait hal tersebut.


‎“Pengawasannya ketat. Waktu di Seoul, Korea, BBM-nya itu akan diberikan per hari 50 liter, itu tangki sudah penuh, bisa 300-400 Km. Tapi, itu tidak berlaku untuk bus, truk yang mengangkut beras, sayur, logistik, jangan truk yang dipakai sawit atau tambang,” jelasnya.


‎“Pengawasan itu ada, tapi perlu juga penting keinsyafan dari diri kita. Malu nggak kalau kita diawasin terus?” lanjutnya.


‎Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi per 18 April 2026


‎Tiga jenis bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami kenaikan harga per 18 April 2026.


‎Jenis BBM nonsubsidi yang masih bertahan di harga lama dan tidak mengalami kenaikan adalah Pertamax dan Pertamax Green 95.


‎Mengutip informasi yang dibagikan oleh Pertamina, harga Pertamax Turbo per 18 April 2026 menjadi Rp19.400 per liter, naik kisaran Rp6.000 per liter dari harga pada 1 April 2026 yaitu Rp13.100 per liter.


‎Kemudian untuk harga Dexlite, pada 1 April 2026 berada di harga Rp14.200 per liter dan kini, mulai 18 April 2026 naik Rp9.400 menjadi Rp23.600 per liter.


‎Kenaikan selanjutnya pada Pertamina Dex, dari harga Rp14.500 per liter menjadi Rp23.900 per liter, mengalami lonjakan kenaikan sebesar Rp9.400 per liter.


‎Sementara itu, Pertamax tetap stabil di harga Rp12.300 per liter dan Pertamax Green 95 Rp12.900.

‎***

#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *