Meutiaranews.co – BP Batam tengah mempersiapkan 901 unit hunian sementara baik rumah tapak, rusun maupun ruko untuk masyarakat Rempang, Galang.

BP Batam menyatakan, berdasarkan laporan dari timnya di lapangan sudah ada 110 kartu keluarga (KK) yangf bersedia direlokasi.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait. Menurutnya, sebanyak 63 unit rumah tapak berada di Bida 3, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa dengan tipe 45 m2 yang dilengkapi jaringan air bersih, listrik, sanitasi, taman dan prasarana dasar pendukung lainnya telah disiapkan.

Perumahan Bida 3 yang berada di Kelurahan Sambau atau tepatnya berada di belakang Kaveling Nongsa ini memiliki dua kamar tidur berukuran 3×3 meter, kamar mandi ukuran 1,5×1,5 meter, ruang keluarga ukuran 7×3 meter dan full keramik.

“Setiap rumah juga ada halaman depan dan belakang,” tambahnya.

Selain itu, akses menuju rumah sangat baik, masyarakat yang menempati di perumahan tersebut juga sudah banyak.

“Sesuai arahan dari Bapak Kepala BP Batam, rumah tapak ini diperuntukkan bagi pendaftar pertama terlebih bagi warga yang sudah lanjut usia,” ujarnya.

Tidak hanya di Bida 3 Sambau, sebanyak 43 unit siap huni lainnya juga disiapkan untuk masyarakat di lokasi lain.

Sementara, bagi hunian sementara rusun, pemerintah menyiapkan Rusun BP Batam, Rusun Pemko Batam dan Rusun Jamsostek.

Ia menjelaskan, bagi masyarakat yang menempati rusun nantinya bisa memperoleh berbagai fasilitas lengkap. Salah satunya dengan tipe studio kamar.

Di dalam kamar ini, fasilitas disediakan di antaranya 2 tempat tidur, lemari pakaian, bantal, kasur, kamar mandi dalam, kipas angin, dapur, gorden, meja dan kursi.

Sedangkan di luar kamar, tersedia tempat ibadah, pengamanan 24 jam, sarana olah raga, tempat cuci tangan, area komersil (minimarket), dan tempat parkir. 

“Mari bersama kita dukung program ini, semoga berjalan lancar,” seru Ariastuty. (es)

#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

By IR