MeutiaraNews.co – Program Ganti Atap Rumah Wartawan yang digagas oleh PT Sirkular Karya Indonesia (SKI) bersama Promedia Group kembali berlanjut.

‎Sebelumnya diketahui, program ini menghadirkan solusi penggantian atap rumah yang semula berjenis asbes menjadi material atap Alduro.

‎Terkini, Asni Ovier selaku penerima manfaat sekaligus wartawan Indotren.com, mengapresiasi pelaksanaan program kolaborasi SKI dengan Promedia Group tersebut.

‎Diketahui, Ovier tinggal di Perumahan Cenning Ampe, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.

‎Berdasarkan laporan di lapangan, proses pergantian atap dari asbes ke Alduro ini membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 3 hari.

‎Pengerjaan dimulai pada Selasa, 7 April 2026 dan selesai pada Kamis, 9 April 2026.

‎Setelah proses pergantian atap selesai, Ovier mengaku bersyukur karena manfaat yang diterimanya ternyata lebih besar dari yang diajukan pada awalnya.

‎”Saat program ini diluncurkan, saya mengajukan penggantian atap garasi yang terbuat dari asbes. Namun, ketika disurvei, pihak SKI setuju untuk sekalian mengganti atap rumah juga,” ujarnya.

‎Saat melihat atap garasi dan rumahnya selesai diganti, Over merasa seperti kembali saat pertama kali menghuni rumahnya.

‎”Begitu pengerjaan selesai, saya merasa ‘déjà vu’. Rumah saya seperti baru lagi, seperti 20 tahun yang lalu ketika pertama kali menghuni rumah ini,” tuturnya.

‎Ovier: Terasa Adem, Tidak Bising saat Hujan

‎Ovier juga merasakan perbedaan yang sangat mencolok setelah atap rumahnya diganti dengan Alduro.

‎Pada siang hari, rumah terasa lebih adem meski cuaca sedang sangat panas.

‎”Baru satu hari atap selesai diganti, sudah terasa perbedaannya. Rumah terasa lebih adem, padahal saat ini di Depok siang hari sangat panas,” terang Ovier.

‎Selain itu, Ovier merasakan perbedaan signifikan dari sisi kebisingan.

‎Menurutnya, saat atap garasinya masih terbuat dari asbes, suara hujan terdengar cukup bising.

‎”Malam hari setelah pengerjaan selesai, hujan turun sebentar di rumah saya. Namun, tidak terdengar suara hujan di atas atap,” ungkap Ovier.

‎”Sementara itu, suara hujan terdengar cukup kencang di garasi tetangga,” tambahnya.

‎Tidak Ada Kendala Selama Pengerjaan

‎Secara terpisah, Didik sebagai mandor yang memimpin proyek penggantian atap rumah tersebut, mengatakan tidak ada kendala berarti selama proses pergantian atap.

‎Didik menilai, atap Alduro merupakan material yang kuat dan mudah dipasang sehingga membuat proses instalasi berjalan lancar.

‎”Kendala utama kami sebenarnya hanya cuaca. Untungnya, di Depok saat ini hujan sering turun pada sore hari, ketika pekerjaan sudah hampir selesai,” jelasnya.

‎Didik juga menambahkan, selain lebih adem dan tidak bising saat terkena air hujan, ada beberapa alasan lain yang membuat banyak orang memilih atap Alduro.

‎Material ini dikenal lebih kuat dan tahan lama, dan terbuat dari bahan upcycle, sehingga tahan terhadap cuaca ekstrem serta tidak mudah pecah atau retak.

‎Hal itu terlihat saat proses pengerjaan, saat 5 orang pekerja dapat berdiri bersamaan di atas atap.

‎”Keunggulan lainnya, dari sisi biaya, atap Alduro juga lebih ekonomis dan relatif terjangkau. Ini yang membuat banyak orang beralih ke Alduro,” tandasnya.***

#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *