‎MeutiaraNews.co – Sebagian publik di media sosial tengah ramai memperbincangkan ihwal insiden kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan Kereta Rel Listrik (KRL) rute Jakarta-Cikarang, pada Senin, 27 April 2026 malam.

‎Sebelumnya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), pada Selasa, 28 April 2026 pukul 12.00 WIB, memastikan total korban tewas dalam insiden ini berjumlah 14 orang, dan 84 orang terluka.

‎Di sisi lain, terdapat dugaan korban hilang yang hingga kini masih ditemukan usai insiden kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur itu.

‎Hal tersebut mencuat di media sosial usai viralnya postingan akun Threads @rika.juliansari08, pada Selasa, 28 April 2026.

‎Sang Kakak: Tas Ditemukan, Orangnya Belum

‎Dalam postingan yang viral itu, pemilik akun mengaku sebagai kakak dari adiknya, Vica Acnia Pratiwi yang diduga menjadi korban hilang dalam insiden tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL rute Jakarta-Cikarang itu.

‎”Mohon doanya, agar adik kami cepat ditemukan dalam keadaan sehat,” tulis akun Threads tersebut.

‎”Semalam tas dan laptop sudah ditemukan, tapi orangnya belum,” ungkapnya.

‎Berdasarkan laporan di lokasi, sejumlah keluarga korban kecelakaan itu tampak mendatangi RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa, 28 April 2026.

‎Mereka datang untuk memastikan kondisi kerabat mereka yang menjadi korban dalam kecelakaan KRL dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

‎Salah satunya, Watarisin (70) yang mendatangi gedung Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri Kramat Jati untuk mencari keberadaan keponakannya, Vica Acnia Pratiwi.

‎Perjalanan Pulang Menuju Rumah

‎Dalam kasus ini, Watarisini menuturkan dirinya mengetahui kabar terakhir keponakannya itu saat berada dalam perjalanan pulang menggunakan KRL.

‎Vica diduga melakukan perjalanan pulang menggunakan KRL dari tempat kerjanya di Jakarta, menuju ke rumahnya di Cikarang Barat.

‎”Keponakan (saya) ini pulang kerja. Sejak kejadian itu belum pulang,” ungkap Watarisini di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa, 28 April 2026.

‎”Ditelepon juga sampai sekarang tidak diangkat,” tambahnya.

‎Pencarian ke Sejumlah RS di Bekasi

‎Sebelum mendatangi RS Polri Kramat Jati, pihak keluarga korban diketahui sudah berupaya mencari informasi keberadaan Vica ke sejumlah rumah sakit (RS) di Bekasi yang menangani korban luka.

‎Kendati demikian, keberadaan Vica tidak kunjung ditemukan, sehingga pihak keluarga mendatangi RS Polri Kramat Jati tempat jenazah korban kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur tersebut.

‎Watarisini mengaku panik usai mendengar kabar insiden kecelakaan, terlebih korban hilang tersebut tinggal jauh dari orang tuanya.

‎”Ini saya sama keponakan ke sini, karena orang tua di kampung,” ungkap Watarisini.

‎”Belum ada informasi lanjut dari RS. Lagi dicek ada atau tidak, jika tidak ada (jenazahnya), syukurlah,” tandasnya.***

#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *