Menyoroti insiden kebakaran pada gudang ekspedisi atau pengiriman paket di kawasan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. (Instagram.com/@depokfeed)

MeutiaraNews.co – Linimasa media sosial tengah dihebohkan dengan beredarnya video detik-detik insiden kebakaran besar yang terjadi pada area gudang ekspedisi atau pengiriman paket, JNE di Depok, Jawa Barat.
‎
‎Terlihat dalam unggahan Instagram @depokfeed, pada Senin, 27 April 2026, seorang pemotor yang merekam adanya suara ledakan hingga membuat dirinya beserta warga putar balik di Jalan Proklamasi, Sukmajaya.
‎
‎”Gudang ekspedisi milik JNE di Jalan Proklamasi Kota Depok terbakar,” demikian tertulis dalam postingan tersebut.
‎
‎”Pada saat kebakaran, sempat terdengar ledakan,” tambahnya.
‎
‎Berdasarkan laporan di lokasi, suara ledakan tersebut diduga berasal dari barang-barang di dalam gudang ekspedisi yang terbakar.
‎
‎Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi insiden kebakaran besar yang terjadi di gudang milik JNE di kawasan Depok tersebut? Berikut ulasannya.
‎
‎Damkar Bergegas Lakukan Evakuasi
‎
‎Dalam insiden ini, dilaporkan kebakaran telah melahap barang-barang dalam sebuah gudang ekspedisi milik JNE di kawasan Sukmajaya, pada Minggu, 26 April 2026 malam.
‎
‎Berdasarkan laporan di lokasi, kejadian tersebut telah ditangani petugas pemadam kebakaran dalam waktu relatif cepat tanpa menimbulkan korban jiwa.
‎
‎Secara terpisah, Kabid Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Tessy Haryati mengungkapkan kejadian itu terjadi pada pukul 22.10 WIB.
‎
‎”Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 22.15 WIB dengan jarak tempuh kurang lebih 1 kilometer dari pos terdekat,” kata Tessy dalam keterangannya, pada Senin, 27 April 2026.
‎
‎”Sehingga waktu respons tercatat sekitar 5 menit,” imbuhnya.
‎
‎Diduga Berasal dari Korsleting Listrik
‎
‎Tessy menuturkan, objek yang terbakar merupakan gudang barang dengan luas area sekitar 500 meter persegi.
‎
‎Kabid Pengendalian Operasional DPKP Kota Depok itu menyebut, dugaan sementara atas insiden itu mengarah pada adanya korsleting listrik di lokasi kejadian.
‎
‎”Dari keterangan warga sekitar, api diduga pertama kali muncul dari bagian luar gudang dan kemungkinan berasal dari korsleting listrik,” beber Tessy.
‎
‎”Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Pemadam Kebakaran Merdeka, yang selanjutnya berkoordinasi dengan unit lain untuk mempercepat penanganan,” tambahnya.
‎
‎10 Korban Selamat, 50 Warga Terdampak
‎
‎Terkait korban dalam kebakaran di Gudang JNE itu, Tessy mengatakan petugas gabungan dari Mako Kembang, Pos Merdeka, dan UPT Cimanggis langsung dikerahkan untuk mengevakuasi korban ke lokasi.
‎
‎”Proses pemadaman dilakukan dengan langkah-langkah standar, mulai dari pencarian sumber api, pelokalisiran agar api tidak meluas,” terangnya.
‎
‎”(Hal itu) hingga pendinginan dan pengecekan ulang di area terdampak,” sebut Tessy.
‎
‎Dalam insiden ini, sebanyak 10 orang yang seluruhnya laki-laki dilaporkan berhasil diselamatkan.
‎
‎Selain itu, sebanyak 50 warga di sekitar lokasi turut terdampak, namun tidak ada laporan mengenai korban luka maupun meninggal dunia.
‎
‎Kerugian Diperkirakan Capai Rp200 Juta
‎
‎Terkait kerugian, Tessy menyebut nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
‎
‎Sementara itu, kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan estimasi sekitar Rp200 juta.
‎
‎Di sisi lain, petugas memastikan situasi telah aman setelah proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 00.15 WIB.
‎
‎”Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap pendalaman lebih lanjut,” tandasnya.
‎
‎Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari otoritas berwenang atas insiden kebakaran besar di gudang ekspedisi wilayah Depok tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *