‎MeutiaraNews.co – Viral di media sosial dugaan pemalakan yang dilakukan oleh preman kepada sopir bajaj di Tanah Abang, Jakarta pusat.

‎Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok @itsmeauntr pada Jumat, 10 April 2026.

‎“Miris sih sebenarnya dan kasihan buat mereka yang dipalak,” tulis keterangan dalam unggahan video tersebut.

‎Dipalak Sehari Mencapai Rp100.000

‎Video berdurasi 48 detik itu menunjukkan sopir bajaj yang didatangi oleh seorang pria sambil meminta uang.

‎“Tadi bukannya udah dikasih?” ucap perekam video sekaligus penumpang bajaj.

‎“Tahu, tadi udah dikasih. Tuh udah,” sambung sopir bajaj, tapi pria yang meminta uang tetap berusaha meminta uang lagi.

‎Dalam percakapan di antara sopir dan penumpang, terungkap bahwa total uang yang dipalak bisa mencapai Rp100.000.

‎“Ya itu dipalak, sehari Rp100.000 totalnya,” terangnya.

‎Bajaj Dipukul hingga Diteriaki Maling jika Menolak

‎Lebih lanjut, sopir bajaj itu mengungkapkan bahwa preman akan melakukan kekerasan jika tidak diberi uang sesuai permintaannya.

‎“Kalau nggak dikasih ya kayak tadi, mau diteriakin maling. Ini juga pecah karena ditonjok,” aku sopir bajaj sambil menunjuk bagian kaca depan yang terlihat retak.

‎Ia juga memperlihatkan bagian pintu yang mulai rusak karena turut jadi sasaran preman.

‎“Bukannya saya nggak berani ngelawan, saya nyari makannya di situ,” tuturnya lagi.

‎Menuai Kecaman dan Keprihatinan Warganet

‎Video yang kini telah diputar lebih dari 200 ribu kali penayangan itu ramai komentar dari warganet dengan lebih dari 1.000 komentar.

‎Beberapa komentar dari warganet mengungkapkan keprihatinan karena praktik pemalakan yang terus berulang.

‎“Gila banget Rp100.000, zaman sekarang orang naik bajaj aja udah jarang,” tulis akun @san********_

‎“Itu pemerintah daerahnya gimana ya?” Tulis akun @the********s

‎“Gue pernah liat, gue pikir bayar parkir Rp2.000 sampai Rp5.000, ternyata sampai Rp100.000??” tulis akun @vvt****s

‎“Duh, penghasilan mereka pun belum tentu bisa dapet Rp100 ribu per hari,” tulis akun @dil****9

‎Sebelumnya, media sosial juga ramai dengan aksi preman memecahkan mangkuk milik pedagang bakso di wilayah Kampung Bali, Tanah Abang.

‎Pria tersebut mengambil setumpuk mangkuk dari gerobak bakso dan memulai aksinya dengan memukul-mukul mangkuk itu hingga pecah berserakan di tanah.

‎Videonya viral di media sosial pada Jumat, 10 April 2026 dan aksinya dengan modus uang keamanan Rp100.000.

‎Polisi dari Polsek Tanah Abang telah menangkap 3 orang terduga pelaku, yakni TDT (26), DA (36), dan OP (36).

‎Ketiganya kini dalam proses pendalaman karena melakukan aksinya dengan pengancaman.
‎***

#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *