MeutiaraNews.co – Mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menanggapi pernyataan kontroversial Eks Wapres RI, Jusuf Kalla (JK).

‎Polemik tersebut mencuat setelah sebelumnya JK sempat menyinggung peran besarnya pada karier politik ayah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka tersebut.

‎Jokowi menjawab santai pernyataan JK tersebut, dengan menyatakan dirinya bukanlah tokoh besar dan terkenal meskipun sempat menjabat sebagai Presiden RI.

‎”Ya, saya ini bukan siapa-siapa. Saya orang kampung,” kata Jokowi kepada awak media di Solo, pada Senin, 20 April 2026.

‎Berkaca dari hal itu, polemik ini bermula saat JK sebelumnya sempat mengklarifikasi ihwal ceramahnya di Masjid UGM yang salah satunya menyinggung penanganan konflik di Poso dan Ambon.

‎Ceramah itu baru-baru ini dipermasalahkan sejumlah pihak hingga dilaporkan ke polisi dengan tuduhan penistaan agama.

‎Buntut dari pelaporan itu, JK menilai polemik ceramahnya di UGM mencuat setelah dirinya melaporkan Rismon Hasiholan dan menyinggung isu ijazah palsu milik Jokowi.

‎Lantas, bagaimana pernyataan mantan Wapres RI tersebut hingga akhirnya viral di media sosial? Berikut ulasannya.

‎Pernah Promosikan Jokowi ke Megawati

‎Dalam kesempatan berbeda, JK diketahui sempat menegaskan perannya dalam perjalanan politik Jokowi hingga bisa menjadi pemimpin negara.

‎JK mengingatkan, dirinya adalah salah satu yang membawa Jokowi ke Jakarta dari Solo untuk memenangkan kursi gubernur DKI Jakarta 2012 silam.

‎Mantan Wapres RI itu menilai, saat itu, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menolak Jokowi.

‎Kendati demikian, JK mengklaim dirinya membawa Jokowi ke Megawati dan mempromosikannya sebagai ‘orang baik’.

‎”Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo untuk jadi Gubernur. Saya bawa,” tegasnya dalam jumpa pers di Jakarta, pada Sabtu, 18 April 2026.

‎”Saya ke Ibu Mega, ‘Ibu ini ada calon baik orang PDIP’. ‘Ah jangan’. Saya datang lagi, akhirnya beliau setuju jadilah Gubernur,” tutur JK

‎JK: Jokowi Jadi Presiden karena Saya

‎JK kemudian bercerita, setelah menang dalam pilkada dan menjadi gubernur, Jokowi menemuinya untuk mengucapkan terima kasih.

‎”Apa kurangnya saya coba? Saya bawa ke Jakarta,” kata JK.

‎Saat itu, ia juga menyinggung ‘termul-termul’ untuk membandingkan dengan perannya tersebut.

‎Bagi yang belum tahu, Termul adalah akronim dari ‘Ternak Mulyono’ yang populer di media sosial untuk merujuk kepada para loyalis Jokowi.

‎”Kasih tahu semua termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya,” beber JK.

‎”Tanpa jadi gubernur mana bisa jadi presiden?” tandasnya.***

#Menuju Perusahaan Pers yang Sehat dan Profesional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *