MeutiaraNews.co – Tak ada lagi yang mampu dilakukan selain menatap setiap sudut rumah yang selama puluhan tahun menjadi tempat bernaung. Dinding yang penuh kenangan, halaman tempat keluarga berkumpul, hingga setiap sudut bangunan itu sebentar lagi hanya akan menjadi cerita.
Sehari sebelum alat berat datang merobohkan rumahnya, seorang warga memilih mengabadikan momen terakhir yang begitu emosional. Ia merekam kenangan yang mungkin tak akan pernah bisa diulang.
Dalam video yang diunggah melalui akun media sosial @jarmi, pria itu tampak duduk termenung di halaman belakang rumah. Tangisnya pecah saat mengenang perjuangan panjang membangun tempat tinggal yang telah menjadi saksi perjalanan hidup keluarganya.
“Kita udah puluhan tahun mau digusur, apa gak sedih. Susah payah kita membangun. Kita masih bisa lihat bekasnya, nanti mana ada lagi,” ucapnya dengan suara bergetar sambil menahan air mata.
Video berdurasi singkat tersebut menyentuh hati banyak warganet. Bukan sekadar memperlihatkan sebuah rumah yang akan diratakan, tetapi juga menggambarkan beratnya melepaskan tempat yang menyimpan begitu banyak kenangan, pengorbanan, dan perjalanan hidup selama puluhan tahun.
Bagi sang pemilik, rumah itu bukan hanya bangunan dari semen dan bata. Di sanalah keluarga dibesarkan, suka dan duka dilalui, serta mimpi-mimpi dirajut selama bertahun-tahun.
Kini, rumah yang menjadi saksi bisu perjalanan hidup itu tinggal menunggu hitungan waktu sebelum berubah menjadi puing-puing. Yang tersisa hanyalah kenangan yang akan terus hidup melalui foto, video, dan ingatan mereka yang pernah tinggal di dalamnya.

