Krisis AirAntrian galon saat krisos air bersih di Kacamatan Piayu

MeutiaraNews.co – Krisis air bersih masih menghantui warga Perumahan GMP, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam. Pada Senin (6/7/2026), pemandangan antrean galon kosong, jeriken, hingga bak penampungan air berjajar di depan rumah-rumah warga menjadi bukti sulitnya memperoleh pasokan air bersih.

Sejak tiga hari terakhir, aliran air ke permukiman tersebut nyaris lumpuh total. Akibatnya, warga terpaksa bergantung sepenuhnya pada distribusi air menggunakan mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, hingga mencuci.

Warga mengaku kondisi ini bukan kali pertama mereka alami. Sejak proyek pelebaran drainase di kawasan Pintu 4 Piayu menuju GMP dikerjakan, gangguan distribusi air disebut telah terjadi sedikitnya tujuh kali.

Namun, gangguan kali ini dinilai sebagai yang terparah karena pasokan air terhenti selama tiga hari berturut-turut. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu dan memaksa mereka menunggu berjam-jam demi mendapatkan air bersih.

Sebelumnya, puluhan ibu rumah tangga di Perumahan GMP bahkan sempat turun ke jalan menggelar aksi protes. Mereka mendesak pihak terkait segera mengambil langkah nyata agar persoalan distribusi air bersih tidak terus berulang setiap kali terjadi pekerjaan infrastruktur di sekitar kawasan tersebut.

Warga berharap pemerintah dan pengelola layanan air bersih segera menghadirkan solusi permanen. Mereka ingin persoalan yang terus berulang ini segera diakhiri sehingga masyarakat tidak lagi dihantui krisis air setiap kali terjadi gangguan pada jaringan distribusi.

By Dika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *