Menyoroti dugaan kasus penganiayaan oknum SPPG terhadap seorang konten kreator di Pasirkuda, Cianjur. (Instagram.com/@kabarcianjurselatan)

‎MeutiaraNews.co – Beredar video di media sosial yang mengungkap dugaan kasus penganiayaan yang dialami seorang konten kreator berinisial I oleh oknum pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Cianjur, Jawa Barat.
‎
‎Dalam unggahan Instagram @kabarcianjurselatan, pada Selasa, 14 April 2026, peristiwa ini dilaporkan terjadi pada dapur SPPG di wilayah Kecamatan Pasirkuda, Cianjur.
‎
‎Diketahui, pengunggah video merupakan istri dari korban yang mengambil rekaman saat kejadian ini berlangsung.
‎
‎”Tolong pak KDM (Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi) suami saya dipukuli pegawai SPPG Kubang Pasirkuda,” demikian tertulis dalam video tersebut.
‎
‎Lantas, bagaimana kronologi insiden yang melibatkan oknum pegawai SPPG di Cianjur ini bermula? Berikut ini ulasannya.
‎
‎Minta Penjelasan Menu-Harga MBG
‎
‎Berdasarkan keterangan di lapangan, warga Cianjur yang diketahui merupakan konten kretaor itu sempat menanyakan seputar menu hingga harga dalam sajian Makan Bergizi Gratis (MBG) di lokasi.
‎
‎Dugaan itu disampaikan oleh Kapolsek Tanggeung, Cianjur, Iptu Budi Setia Yuda yang menyebut korban sempat masuk berupaya memasuki area dapur SPPG tersebut.
‎
‎”Konten kreator masuk ke dapur untuk menanyakan atau meminta penjelasan terkait menu atau harga MBG,” kata Budi dalam keterangannya, pada Selasa, 14 April 2026.
‎
‎Dibawa ke Luar, namun Menolak Pergi
‎
‎Terkait insiden ini, Budi mengaku pihaknya telah menerima penjelasan dari seorang akuntan di dapur SPPG tersebut.
‎
‎Korban dituding sempat mengeluarkan kata-kata tidak pantas hingga akhirnya diminta pergi oleh petugas keamanan di lokasi.
‎
‎”Sudah dijelaskan oleh akuntan, konten kreator tersebut tidak puas dengan penjelasan dan malah mengeluarkan kata-kata yang kurang baik,” ungkap Budi.
‎
‎”Security dan Poldes membawa I keluar. Namun masih meronta-ronta dan berteriak,” sambungnya.
‎
‎Hingga berita ini terbit, pihak kepolisian setempat diketahui tengah melakukan upaya mediasi kedua pihak.
‎
‎Di sisi lain, belum ada keterangan lanjutan dari pihak korban maupun SPPG terkait insiden yang terjadi di dapur SPPG Pasirkuda, Cianjur tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *